|
Mengatasi ketakutan dan membentuk citra diri yang baru
Anda dapat membentuk citra baru dalam kehidupan, karier dan bisnis Anda. Membentuk citra baru berarti membuat perbedaan yang signifikan dalam cara Anda bertindak sehari-hari. Membentuk citra baru dapat terjadi sering atau sekali dalam kehidupan Anda, atau untuk banyak hal atau tidak sama sekali. Pembentukan citra baru selalu bagus karena ini memberi Anda kesempatan untuk mengalami sesuatu yang selamanya akan mengubah penampilan Anda dalam kehidupan dan bisnis.
Faktor ketakutan
Takut adalah halangan paling signifikan menghadang setiap orang yang berniat untuk menciptakan sesuatu yang baru. Ketakutan adalah pemberi motivasi yang berpengaruh karena sebagai manusia kita bersikap gugup untuk melindungi diri. Namun, apabila kita berhenti berjuang karena dorongan hati untuk melindungi diri, kita tidak akan pernah menaklukan tanah baru, membangun struktur mengesankan yang luar biasa.
Ketakutan adalah keyakinan berdasarkan pengalaman di suatu waktu atau masa lalu, tetapi sering semata-mata berdasarkan pada yang kita pikir akan terjadi. Ketakutan mematikan kesempatan bahkan ketika kita tidak mempunyai bukti empiris yang menunjukkan kita gagal atau menunjukkan sesuatu yang buruk akan terjadi. Kita hanya menggunakan ketakutan untuk menilai kegagalan yang potensial.
Sensasi fisik dari ketakutan atau kesakitan tidak menjauhkan Anda dari melakukan sesuatu yang paling bermasalah. Hal ini antisipasi dari hasil yang dibayangkan akan mencegah kesuksesan. Ketika tiba-tiba dihadapkan dengan kejadian yang menakutkan, Anda bereaksi dan bertahan. Ketika tampil kesempatan yang mengandung elemen ketidakyakinan, perubahan atau pertanyaan, Anda mulai mengantisipasi. Sekali Anda mulai mengantisipasi, benak Anda membangun scenario yang menciptakan ketakutan lebih cepat daripada Anda mengatasinya. Pikiran begitu berpengaruh sehingga menghentikan seketika kemajuan dan potensi.
Cara mengatasi ketakutan
Mengatasi ketakutan cukup mudah; ambil tindakan berlandaskan pengetahuan. Tindakan berlandaskan pengetahuan mengatasi ketakutan dan mengurangi kemungkinan kegagalan atau realisasi hasil yang secara hipotesis akan gagal sama sekali. Informasi yang rill dan umpan balik memberi Anda alat yang dapat diandalkan untuk menentukan apa yang akan terjadi berikutnya. Gue tidak mengatakan bahwa Anda tidak dapat melihat skenario dan menilainya dalam hubungan bahwa kemungkinan mereka dapat sukses; Anda seharusnya menggunakan kemampuan berpikir kritis. Apa yang gue katakana adalah apabila Anda tidak bertindak untuk mengantisipasi ketakutan, Anda hanya akan mendapat umpan balik semakin kuat yang mendorong agar tidak bertindak sama sekali. Tindakan berlandaskan pengetahuan mengatasi ketakutan.
Ada dua cara mengatasi ketakutan:
1. Melakukan sesuatu tanpa pengetahuan dan menerima hasil dari tindakan Anda.
Anggaplah metode ini sebagai metode”menyodok binatang buas dengan tongkat dan lihat apa yang terjadi”.
2. Menggunakan tindakan berlandaskan pengetahuan dan senjatai diri Anda dengan
sejumlah fakta yang masuk akal sebelum Anda melakukan tindakan apapun.
Cara menentukan langkah tindakan Anda yang berlandaskan pengetahuan.
Jalan termudah menuju tindakan berlandaskan pengetahuan adalah pendidikan dan usaha meniru.
Ketika Anda mengatur untuk berubah total, gunakan waktu untuk mempelajari apa yang diperlukan untuk menjadi diri Anda yang baru.
Baca beberapa buku dan majalah, melakukan riset, menonton program televisi, pelajari pemimpin di berbagai bidang dan melihat apa yang mereka lakukan untuk mencapai tempat mereka berada sekarang. Pelajari sebanyak yang Anda mampu tentang apa yang akan diperlukan diri Anda.
Setelah Anda mempelajari apa yang penting, tiru para orang yang paling sukses ini. Tentukan apa yang setiap orang lakukan untuk menjadi sukses. Lihat keahlian mereka, perilaku, keyakinan dan tindakan. Mulai melakukan beberapa hal yang mereka lakukan. Bahkan minta orang-orang ini mentor Anda menjalani proses ini. Pengawasan oleh mentor dapat menghemat waktu yang tak terhidung dalam perubahan diri Anda.
Akhirnya, masukkan semuanya pada rencana kerja Anda. Rencana Anda ditentukan oleh kompleksitas dari apa yang sudah Anda pelajari atau lakukan, untuk menentukan penemuan kembali Anda. Sebaiknya spesifik pada langka-langkah yang Anda butuhkan untuk mencapai kesuksesan.
Gue menyadari bahwa me-reinvensi diri gue sendiri ternyata jauh lebih mudah setelah gue mampu melakukannya, dan gue juga membawa beberapa set keterampilan unik serta pengalaman untuk menerima tantangan kesempatan selanjutnya. Keterampilan-keterampilan unik dan kesempatan tersebut mampu menciptakan keunggulan bersaing pada posisi baru gue. Ketrampilan paling penting itulah yang memungkinkan reinvensi.
Reinvensi diri sendiri membutuhkan pergeseran secara fundamental pada struktur keyakinan Anda. Biasanya label pada diri Anda adalah label yang sudah menjadi label umum. Anda seorang pebisnis, Anda adalah pekerja di kantor pos, Anda adalah engineer atau seorang pramugara. Apa pun label yang Anda kembangkan cenderung merupakan pandangan sekitar dunia Anda. Melaui label ini, Anda harus menciptakan beberapa set keyakinan yang dapat Anda gunakan untuk mengevaluasi semuanya.
Untuk mengubahnya, Anda harus mengesampingkan keyakinan Anda tersebut sejenak. Anda harus percaya bahwa perubahan itu mungkin dan bias diuji. Reinvensi dimulai dari tingkat keyakinan dan diakhiri pada level visi dan bukan sebaliknya. Umumnya setiap orang yang akan mencoba untuk mereinvensi diri mereka sendiri mencoba metode” fake it until they make it ( pura-pura saja sampai mereka tahu),” atau mereka melemparkan diri dan menenggelamkan diri mereka atau berenang pada situasi baru. Tidak ada satu pun metode ini yang tepat. Metode,” fake it until they make it,” adalah nasihat paling buruk yang pernah ada.
Masuk ke dalam kehidupan baru tanpa persiapan juga sama buruknya dengan metode pura-pura saja samapai mereka tahu.
Sementara itu meskipun bisa berenang atau menyelam dengan baik, tapi tetap saja Anda bisa tenggelam. Semakin banyak kesalahan yang Anda lakukan, semakin Anda mudah kembali pada kebiasaan lama Anda, jadi semakin menekan pada kepercayaan lama Anda, bahwa Anda tidak bisa berubah. Hasilnya adalah Anda tidak akan sukses atau kesuksesan Anda akan terganjal dan berjalan lambat.
Bagaimana Mereinvensi Diri Sendiri?
Langkah pertama dalam mereinvensi diri sendiri adalah memeriksa stock kemampuan yang Anda miliki sekarang ini dan lihat mana yang cocok dalam reinkarnasi Anda yang baru. Dengan meningkatkan sekumpulan ketrampilan Anda yang sudah ada sekarang, tentukan tingkat asimilasi yang paling cepat untuk kehidupan Anda yang baru.
Kemudian pertimbangkan keterampilan atau kebutuhan lainnya untuk mencapai sukses. Apa yang spesifik Anda butuhkan untuk dipelajari, siapa yang seharusnya Anda temui, dan apa yang seharusnya Anda lakukan untuk menciptkan diri Anda yang baru? Tuliskanlah secara mendetail semuanya, sekarang juga .
Kehidupan Anda bergantung pada Anda, dan cara Anda mengkreasikannya akan menentukan dengan tepat apa yang Anda dapat.
|